SIGAP dalam Pelayanan, Wujud Implementasi Program Charter Budaya IHC PT Nusantara Medika Utama
SIGAP dalam Pelayanan, Wujud Implementasi Program Charter Budaya IHC PT Nusantara Medika Utama
Mojokerto, 28 Agustus 2026. IHC PT Nusantara Medika Utama terus memperkuat implementasi Program Charter Budaya sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berorientasi pada kualitas layanan dan pengalaman pelanggan. Salah satu bentuk implementasinya diwujudkan melalui program SIGAP (profeSional, Gesit, serAgam, Produktif).
Program SIGAP menjadi salah satu upaya untuk mendorong kualitas layanan melalui respons yang cepat, standar pelayanan yang konsisten, serta perilaku kerja yang mendukung terciptanya pengalaman pelanggan yang optimal. Nilai-nilai tersebut diharapkan hadir dalam setiap interaksi antara insan perusahaan dengan pasien maupun pelanggan.
Implementasi budaya pelayanan tersebut juga diperkuat melalui One Look, yang menstandarkan tiga aspek penting dalam pelayanan, yaitu People, Process, dan Physical Look Evidence. Ketiganya menjadi bagian yang saling melengkapi untuk memastikan penampilan, perilaku, proses kerja, hingga identitas visual dapat hadir secara konsisten di setiap touchpoint pelayanan.
Penerapan budaya tersebut tercermin dari pengalaman Ny. Arinta, ibu dari pasien khitan di IHC RS Gatoel. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan yang dinilai cepat dan responsif, baik dari dokter maupun perawat selama proses pelayanan berlangsung.
Menurutnya, pelayanan yang cepat dan nyaman turut memberikan pengalaman positif bagi anaknya. Setelah menjalani proses khitan, sang anak tetap dapat beraktivitas dan tidak mengalami trauma yang berarti. Pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana respons dan kualitas pelayanan dapat memberikan dampak langsung bagi pasien dan keluarga.
Melalui implementasi Charter Budaya, SIGAP, dan One Look, IHC PT Nusantara Medika Utama terus mendorong terwujudnya standar pelayanan yang konsisten di seluruh touchpoint. Bukan sekadar memenuhi standar, tetapi menghadirkan pelayanan yang profesional, gesit, seragam, dan produktif untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pelanggan.
Sekilas Tentang IHC PT Nusantara Medika Utama
Dengan terbitnya UU RI No.46 tahun 2009 tentang Rumah Sakit maka didirikan PT Nusantara Medika Utama sebagai anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara X yang mengelola 4 (empat) Rumah Sakit, 6 (enam) Klinik Pratama Rawat Inap, 9 Klinik Pratama Rawat Jalan yang tersebar di wilayah Jawa Timur. 2 (dua) Klinik Pratama Rawat Jalan memiliki layanan estetika/kecantikan yaitu Klinik Pratama Rawat Jalan HVA dan Klinik Pratama Rawat Jalan Puri. Sejak ditandatanganinya kesepakatan pengambilalihan saham mayoritas oleh PT Pertamina Bina Medika IHC (Pertamedika IHC) pada tanggal 7 Agustus 2020, PT Nusantara Medika Utama bergabung dalam Holding RS BUMN dan menjadi anak perusahaan dibawah kepemimpinan Pertamedika IHC. (Sumber: IHC PT NMU, 2026, edited by: IHC PT NMU 2026).
Mojokerto, 28 Agustus 2026. IHC PT Nusantara Medika Utama terus memperkuat implementasi Program Charter Budaya sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berorientasi pada kualitas layanan dan pengalaman pelanggan. Salah satu bentuk implementasinya diwujudkan melalui program SIGAP (profeSional, Gesit, serAgam, Produktif).
Program SIGAP menjadi salah satu upaya untuk mendorong kualitas layanan melalui respons yang cepat, standar pelayanan yang konsisten, serta perilaku kerja yang mendukung terciptanya pengalaman pelanggan yang optimal. Nilai-nilai tersebut diharapkan hadir dalam setiap interaksi antara insan perusahaan dengan pasien maupun pelanggan.
Implementasi budaya pelayanan tersebut juga diperkuat melalui One Look, yang menstandarkan tiga aspek penting dalam pelayanan, yaitu People, Process, dan Physical Look Evidence. Ketiganya menjadi bagian yang saling melengkapi untuk memastikan penampilan, perilaku, proses kerja, hingga identitas visual dapat hadir secara konsisten di setiap touchpoint pelayanan.
Penerapan budaya tersebut tercermin dari pengalaman Ny. Arinta, ibu dari pasien khitan di IHC RS Gatoel. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap pelayanan yang dinilai cepat dan responsif, baik dari dokter maupun perawat selama proses pelayanan berlangsung.
Menurutnya, pelayanan yang cepat dan nyaman turut memberikan pengalaman positif bagi anaknya. Setelah menjalani proses khitan, sang anak tetap dapat beraktivitas dan tidak mengalami trauma yang berarti. Pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana respons dan kualitas pelayanan dapat memberikan dampak langsung bagi pasien dan keluarga.
Melalui implementasi Charter Budaya, SIGAP, dan One Look, IHC PT Nusantara Medika Utama terus mendorong terwujudnya standar pelayanan yang konsisten di seluruh touchpoint. Bukan sekadar memenuhi standar, tetapi menghadirkan pelayanan yang profesional, gesit, seragam, dan produktif untuk memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pelanggan.
Sekilas Tentang IHC PT Nusantara Medika Utama
Dengan terbitnya UU RI No.46 tahun 2009 tentang Rumah Sakit maka didirikan PT Nusantara Medika Utama sebagai anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara X yang mengelola 4 (empat) Rumah Sakit, 6 (enam) Klinik Pratama Rawat Inap, 9 Klinik Pratama Rawat Jalan yang tersebar di wilayah Jawa Timur. 2 (dua) Klinik Pratama Rawat Jalan memiliki layanan estetika/kecantikan yaitu Klinik Pratama Rawat Jalan HVA dan Klinik Pratama Rawat Jalan Puri. Sejak ditandatanganinya kesepakatan pengambilalihan saham mayoritas oleh PT Pertamina Bina Medika IHC (Pertamedika IHC) pada tanggal 7 Agustus 2020, PT Nusantara Medika Utama bergabung dalam Holding RS BUMN dan menjadi anak perusahaan dibawah kepemimpinan Pertamedika IHC. (Sumber: IHC PT NMU, 2026, edited by: IHC PT NMU 2026).