Menjaga Perlindungan Anak, Melanjutkan Langkah Menuju Dunia Bebas Polio

Menjaga Perlindungan Anak, Melanjutkan Langkah Menuju Dunia Bebas Polio

Menjaga Perlindungan Anak, Melanjutkan Langkah Menuju Dunia Bebas Polio

Mojokerto, 24 Oktober 2026
. IHC PT Nusantara Medika Utama (NMU), yang merupakan bagian dari ekosistem Indonesia Healthcare Corporation (IHC), berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit polio dan perlindungan kesehatan sejak dini. Dalam rangka memperingati Hari Polio Sedunia (World Polio Day), perhatikan kembali diarahkan pada pentingnya imunisasi melalui kolaborasi berbagai pihak untuk melindungi anak-anak dari risiko polio serta mendukung upaya global dalam memberantas penyakit ini.

Polio merupakan penyakit menular yang dapat menyerang sistem saraf dan menyebabkan kelumpuhan permanen. Penyakit ini paling banyak berdampak pada anak di bawah usia lima tahun dan saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan infeksinya. WHO mencatat bahwa sekitar 1 dari 200 infeksi polio dapat menyebabkan kelumpuhan permanen. Risiko tersebut menunjukkan bahwa pencegahan melalui imunisasi merupakan langkah penting dalam melindungi kesehatan dan masa depan anak.

Di Indonesia sendiri telah tercatat kemajuan dalam penanggulangan polio dengan berakhirnya Kejadian Luar Biasa (KLB) yang disebabkan oleh virus polio tipe 2 pada November 2025. Namun, capaian tersebut tetap perlu diikuti upaya pencegahan yang berkelanjutan. Imunisasi rutin sesuai jadwal, pemantauan terhadap kemungkinan penularan, serta keterlibatan orang tua dan tenaga kesehatan menjadi bagian penting untuk menjaga perlindungan anak. Sebab, selama virus polio masih bersirkulasi di dunia, risiko penularan lintas wilayah tetap perlu diwaspadai.

Upaya menuju dunia bebas polio tidak hanya bergantung pada ketersediaan vaksin, tetapi juga pada pemerataan akses dan konsistensi pelaksanaan imunisasi. Anak-anak perlu mendapatkan imunisasi polio lengkap sesuai jadwal yang direkomendasikan, termasuk bagi mereka yang tinggal di wilayah dengan akses layanan kesehatan terbatas. Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga, dan masyarakat menjadi kunci untuk memastikan setiap anak memperoleh perlindungan yang dibutuhkan.

Bagi PT Nusantara Medika Utama, pelayanan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan upaya membantu masyarakat ketika sakit, tetapi juga dengan mendukung langkah pencegahan agar risiko penyakit dapat ditekan sejak dini. Kesadaran terhadap polio menjadi bagian dari perhatian yang lebih luas terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang memerlukan perlindungan dan dukungan dari lingkungan sekitarnya.

Momentum Hari Polio Sedunia 2026 menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keberlanjutan imunisasi dan memperkuat kolaborasi untuk melindungi setiap anak dari risiko polio. Dengan upaya bersama, kesempatan untuk tumbuh sehat dan meraih masa depan yang lebih baik dapat terus dijaga.

Sumber: Kemenkes(2025); Indonesia Umumkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Polio Berakhir. 2026. https://www.kemkes.go.id/id/indonesia-umumkan-kejadian-luar-biasa-klb-polio-berakhir
WHO (2025); Poliomyelitis. 2026.
https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/poliomyelitis