Mengenal Prosedur Pemasangan Ring Jantung (Stent)
Mengenal Prosedur Pemasangan Ring Jantung (Stent)
Mojokerto, 3 November 2026. Penyakit jantung koroner merupakan salah satu kondisi kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Penyakit ini terjadi ketika pembuluh darah koroner mengalami penyempitan atau penyumbatan akibat penumpukan plak, sehingga aliran darah yang membawa oksigen menuju otot jantung menjadi terganggu.
Apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, otot jantung dapat mengalami kekurangan oksigen dan berisiko mengalami kerusakan. Dalam kondisi tertentu, penyumbatan pembuluh darah koroner bahkan dapat memicu serangan jantung yang mengancam jiwa.
Salah satu tindakan medis yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi tersebut adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI) atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai pemasangan ring jantung (stent).
Apa Itu Ring Jantung (Stent)?
Ring jantung atau stent merupakan tabung kecil berbentuk jaring-jaring yang umumnya terbuat dari bahan khusus dan dipasang di dalam pembuluh darah koroner yang mengalami penyempitan atau penyumbatan.
Stent berfungsi membantu menjaga pembuluh darah tetap terbuka sehingga aliran darah menuju otot jantung dapat kembali mengalir dengan lebih baik.
Pemasangan stent umumnya dilakukan melalui prosedur minimal invasif menggunakan kateter yang dimasukkan melalui pembuluh darah di pergelangan tangan atau pangkal paha. Prosedur ini tidak memerlukan operasi dengan membuka rongga dada.
Bagaimana Ring Jantung Bekerja?
Secara sederhana, proses pemasangan ring jantung dapat dipahami melalui tiga tahapan:
1. Mengidentifikasi Pembuluh Darah yang Menyempit
Dokter melakukan pemeriksaan menggunakan angiografi koroner untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung dan menentukan lokasi penyempitan atau penyumbatan.
2. Membuka Pembuluh Darah dengan Balon dan Stent
Kateter khusus diarahkan menuju bagian pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Balon kecil kemudian dikembangkan untuk membantu membuka area tersebut. Stent dipasang pada lokasi penyempitan dan mengembang mengikuti bentuk pembuluh darah.
3. Menjaga Aliran Darah Tetap Lancar
Setelah balon dikempiskan dan kateter dikeluarkan, stent akan tetap berada di dalam pembuluh darah. Fungsinya adalah menopang dinding pembuluh darah agar tetap terbuka sehingga aliran darah menuju otot jantung menjadi lebih baik.
Mengapa Pemasangan Ring Jantung Dapat Menyelamatkan Nyawa?
Pada pasien dengan serangan jantung akibat penyumbatan pembuluh darah koroner, pemasangan stent dapat menjadi tindakan penting untuk mengembalikan aliran darah ke otot jantung secepat mungkin.
Ketika aliran darah berhasil dipulihkan, suplai oksigen ke jaringan jantung dapat membaik sehingga membantu membatasi kerusakan otot jantung. Selain itu, pada pasien tertentu, tindakan ini juga dapat membantu mengurangi keluhan nyeri dada (angina) dan meningkatkan kemampuan beraktivitas.
Namun, perlu dipahami bahwa pemasangan ring jantung bukan berarti penyakit jantung koroner sembuh sepenuhnya. Pasien tetap membutuhkan pengobatan, pemantauan rutin, dan perubahan gaya hidup untuk mengendalikan faktor risiko penyakit jantung.
Apa yang Harus Diperhatikan Setelah Pemasangan Ring Jantung?
Keberhasilan tindakan PCI juga perlu didukung dengan perawatan setelah prosedur. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan meliputi:
Mengkonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Obat antiplatelet, seperti aspirin, clopidogrel, atau obat sejenis, dapat diresepkan untuk membantu mencegah terbentuknya gumpalan darah pada stent.
Melakukan kontrol secara berkala. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memantau kondisi jantung dan keberhasilan tindakan.
Menerapkan pola hidup sehat. Menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik sesuai rekomendasi dokter, berhenti merokok, dan mengendalikan tekanan darah, kolesterol, serta gula darah.
Tidak menghentikan obat tanpa konsultasi. Menghentikan obat antiplatelet secara sepihak dapat meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah yang menyumbat stent.
“Pemasangan ring jantung merupakan salah satu upaya untuk membantu membuka pembuluh darah koroner yang menyempit atau tersumbat. Namun, tindakan ini bukan akhir dari pengobatan. Pasien tetap harus disiplin mengonsumsi obat, melakukan kontrol rutin, serta menerapkan pola hidup sehat. Semakin cepat gangguan jantung dikenali dan ditangani dengan tepat, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan otot jantung yang lebih luas.” ujar Dokter Spesialis Jantung IHC RS Perkebunan Jember Klinik dr. Adhitya Satria Maulana, Sp.JP(K), AIFO-K, FIHA
Kenali Gejalanya, Jangan Menunda Pemeriksaan!
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
- Nyeri atau rasa tertekan di dada.
- Nyeri yang menjalar ke lengan, punggung, leher, rahang, atau ulu hati.
- Sesak napas.
- Keringat dingin.
- Mual, pusing, atau tubuh terasa sangat lemas.
- Gejala serangan jantung dapat berbeda pada setiap orang. Apabila mengalami gejala yang mengarah pada serangan jantung, segera cari pertolongan medis darurat. Jangan menunggu gejala
mereda dengan sendirinya.
Jantung sehat adalah investasi kehidupan. Mengenali gejala sejak dini, mendapatkan pemeriksaan yang tepat, serta mengikuti anjuran tenaga medis merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung dan kualitas hidup.
Sumber:
American Heart Association (AHA) – What Is a Stent? Menjelaskan fungsi, jenis, dan mekanisme pemasangan stent. https://www.heart.org/-/media/Files/Health-Topics/Answers-by-Heart/What-is-a-Stent.pdf?utm_source
National Health Service (NHS) – Coronary Angioplasty and Stent Insertion. Menjelaskan tahapan prosedur PCI dan pemasangan stent. https://www.nhs.uk/tests-and-treatments/coronary-angioplasty/what-happens/
Kementerian Kesehatan RI – Mengenal PCI (Percutaneous Coronary Intervention) sebagai Tindakan Modern Penyelamat Jantung. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4332/mengenal-pci-percutaneous-coronary-intervention-sebagai-tindakan-modern-penyelamat-jantung
National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) – Stents: Recovery. Menjelaskan perawatan dan resiko setelah pemasangan stent. https://www.nhlbi.nih.gov/health/stents/recovery
Subscribe Channer Youtube Resmi IHC PT Nusantara Medika Utama: IHC NMU Insight https://www.youtube.com/@ihc.nmuinsight
Mojokerto, 3 November 2026. Penyakit jantung koroner merupakan salah satu kondisi kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian serius. Penyakit ini terjadi ketika pembuluh darah koroner mengalami penyempitan atau penyumbatan akibat penumpukan plak, sehingga aliran darah yang membawa oksigen menuju otot jantung menjadi terganggu.
Apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, otot jantung dapat mengalami kekurangan oksigen dan berisiko mengalami kerusakan. Dalam kondisi tertentu, penyumbatan pembuluh darah koroner bahkan dapat memicu serangan jantung yang mengancam jiwa.
Salah satu tindakan medis yang dapat dilakukan untuk membantu mengatasi kondisi tersebut adalah Percutaneous Coronary Intervention (PCI) atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai pemasangan ring jantung (stent).
Apa Itu Ring Jantung (Stent)?
Ring jantung atau stent merupakan tabung kecil berbentuk jaring-jaring yang umumnya terbuat dari bahan khusus dan dipasang di dalam pembuluh darah koroner yang mengalami penyempitan atau penyumbatan.
Stent berfungsi membantu menjaga pembuluh darah tetap terbuka sehingga aliran darah menuju otot jantung dapat kembali mengalir dengan lebih baik.
Pemasangan stent umumnya dilakukan melalui prosedur minimal invasif menggunakan kateter yang dimasukkan melalui pembuluh darah di pergelangan tangan atau pangkal paha. Prosedur ini tidak memerlukan operasi dengan membuka rongga dada.
Bagaimana Ring Jantung Bekerja?
Secara sederhana, proses pemasangan ring jantung dapat dipahami melalui tiga tahapan:
1. Mengidentifikasi Pembuluh Darah yang Menyempit
Dokter melakukan pemeriksaan menggunakan angiografi koroner untuk melihat kondisi pembuluh darah jantung dan menentukan lokasi penyempitan atau penyumbatan.
2. Membuka Pembuluh Darah dengan Balon dan Stent
Kateter khusus diarahkan menuju bagian pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Balon kecil kemudian dikembangkan untuk membantu membuka area tersebut. Stent dipasang pada lokasi penyempitan dan mengembang mengikuti bentuk pembuluh darah.
3. Menjaga Aliran Darah Tetap Lancar
Setelah balon dikempiskan dan kateter dikeluarkan, stent akan tetap berada di dalam pembuluh darah. Fungsinya adalah menopang dinding pembuluh darah agar tetap terbuka sehingga aliran darah menuju otot jantung menjadi lebih baik.
Mengapa Pemasangan Ring Jantung Dapat Menyelamatkan Nyawa?
Pada pasien dengan serangan jantung akibat penyumbatan pembuluh darah koroner, pemasangan stent dapat menjadi tindakan penting untuk mengembalikan aliran darah ke otot jantung secepat mungkin.
Ketika aliran darah berhasil dipulihkan, suplai oksigen ke jaringan jantung dapat membaik sehingga membantu membatasi kerusakan otot jantung. Selain itu, pada pasien tertentu, tindakan ini juga dapat membantu mengurangi keluhan nyeri dada (angina) dan meningkatkan kemampuan beraktivitas.
Namun, perlu dipahami bahwa pemasangan ring jantung bukan berarti penyakit jantung koroner sembuh sepenuhnya. Pasien tetap membutuhkan pengobatan, pemantauan rutin, dan perubahan gaya hidup untuk mengendalikan faktor risiko penyakit jantung.
Apa yang Harus Diperhatikan Setelah Pemasangan Ring Jantung?
Keberhasilan tindakan PCI juga perlu didukung dengan perawatan setelah prosedur. Beberapa hal penting yang perlu diperhatikan meliputi:
Mengkonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Obat antiplatelet, seperti aspirin, clopidogrel, atau obat sejenis, dapat diresepkan untuk membantu mencegah terbentuknya gumpalan darah pada stent.
Melakukan kontrol secara berkala. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memantau kondisi jantung dan keberhasilan tindakan.
Menerapkan pola hidup sehat. Menjaga pola makan, melakukan aktivitas fisik sesuai rekomendasi dokter, berhenti merokok, dan mengendalikan tekanan darah, kolesterol, serta gula darah.
Tidak menghentikan obat tanpa konsultasi. Menghentikan obat antiplatelet secara sepihak dapat meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah yang menyumbat stent.
“Pemasangan ring jantung merupakan salah satu upaya untuk membantu membuka pembuluh darah koroner yang menyempit atau tersumbat. Namun, tindakan ini bukan akhir dari pengobatan. Pasien tetap harus disiplin mengonsumsi obat, melakukan kontrol rutin, serta menerapkan pola hidup sehat. Semakin cepat gangguan jantung dikenali dan ditangani dengan tepat, semakin besar peluang untuk mencegah kerusakan otot jantung yang lebih luas.” ujar Dokter Spesialis Jantung IHC RS Perkebunan Jember Klinik dr. Adhitya Satria Maulana, Sp.JP(K), AIFO-K, FIHA
Kenali Gejalanya, Jangan Menunda Pemeriksaan!
Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
- Nyeri atau rasa tertekan di dada.
- Nyeri yang menjalar ke lengan, punggung, leher, rahang, atau ulu hati.
- Sesak napas.
- Keringat dingin.
- Mual, pusing, atau tubuh terasa sangat lemas.
- Gejala serangan jantung dapat berbeda pada setiap orang. Apabila mengalami gejala yang mengarah pada serangan jantung, segera cari pertolongan medis darurat. Jangan menunggu gejala
mereda dengan sendirinya.
Jantung sehat adalah investasi kehidupan. Mengenali gejala sejak dini, mendapatkan pemeriksaan yang tepat, serta mengikuti anjuran tenaga medis merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan jantung dan kualitas hidup.
Sumber:
American Heart Association (AHA) – What Is a Stent? Menjelaskan fungsi, jenis, dan mekanisme pemasangan stent. https://www.heart.org/-/media/Files/Health-Topics/Answers-by-Heart/What-is-a-Stent.pdf?utm_source
National Health Service (NHS) – Coronary Angioplasty and Stent Insertion. Menjelaskan tahapan prosedur PCI dan pemasangan stent. https://www.nhs.uk/tests-and-treatments/coronary-angioplasty/what-happens/
Kementerian Kesehatan RI – Mengenal PCI (Percutaneous Coronary Intervention) sebagai Tindakan Modern Penyelamat Jantung. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/4332/mengenal-pci-percutaneous-coronary-intervention-sebagai-tindakan-modern-penyelamat-jantung
National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) – Stents: Recovery. Menjelaskan perawatan dan resiko setelah pemasangan stent. https://www.nhlbi.nih.gov/health/stents/recovery
Subscribe Channer Youtube Resmi IHC PT Nusantara Medika Utama: IHC NMU Insight https://www.youtube.com/@ihc.nmuinsight